Sering merasa jenuh di dalam rumah dan butuh pemandangan yang menyegarkan mata? Menanam tanaman hias bukan hanya soal hobi, tapi juga cara terbaik untuk melepas stres dan memperbaiki kualitas udara di sekitar kita.
Di tahun 2020, beberapa tanaman sempat menjadi fenomena karena bentuknya yang unik dan kemampuannya mengubah suasana rumah menjadi lebih mewah secara instan.
Bagi kamu pemula yang ingin memulai koleksi, berikut adalah daftar tanaman hias legendaris yang sempat viral dan rahasia cara merawatnya agar tetap subur!
Daftar Tanaman Hias Paling Hits dan Estetik
1. Aglaonema (Sri Rejeki)
Aglaonema adalah ratu tanaman hias daun. Varietas hibridanya hadir dengan warna-warna berani seperti merah dan merah muda.
Tips: Tanaman ini sangat suka kelembapan tinggi tapi benci cahaya matahari langsung yang terlalu terik. Cocok diletakkan di teras yang teduh.
2. Monstera (Janda Bolong)
Siapa yang tidak kenal tanaman ini? Bentuk daunnya yang berlubang alami menjadikannya ikon dekorasi rumah minimalis.
Tips: Jenis Monstera borsigiana sangat cocok untuk kamu yang punya lahan terbatas karena ukurannya lebih kompak namun tumbuh cepat.
3. Puring (Codiaeum variegatum)
Puring adalah juara dalam hal gradasi warna. Mulai dari kuning, jingga, hingga ungu bisa muncul dalam satu helai daun. Semakin tua umurnya, warna daunnya akan semakin pekat dan eksotis.
4. Walisongo (Schefflera)
Selain cantik dengan daun menjari berwarna hijau-putih, tanaman ini jago menetralkan polusi udara.
Tips: Teknik termudah untuk memperbanyaknya adalah melalui stek pucuk. Jauh lebih hemat daripada membeli pot baru!
5. Kuping Gajah (Anthurium crystallinum)
Bentuk daunnya yang menyerupai jantung raksasa dengan urat daun putih yang kontras membuatnya terlihat sangat elegan. Letakkan di tempat teduh agar daun hijaunya tidak gosong.
6. Suplir (Adiantum)
Tanaman paku-pakuan ini memberikan kesan "hutan tropis" yang sejuk. Daunnya sangat halus dan tidak bisa dibasahi air karena memiliki rambut-rambut pelindung yang unik.
7. Kaktus
Kaktus adalah sahabat terbaik bagi kamu yang sangat sibuk. Ia bisa bertahan lama tanpa air karena menyimpan cadangan di batangnya. Daunnya yang berubah jadi duri adalah cara pintarnya mengurangi penguapan.
8. Keladi (Caladium)
Ciri khasnya adalah daun tipis berbentuk hati dengan corak warna yang cerah. Keladi sejati biasanya tidak membentuk umbi besar, namun sangat cantik untuk penghias pekarangan.
9. Kadaka (Pakis Sarang Burung)
Tanaman ini sangat mudah beradaptasi. Ciri khasnya adalah daun yang bergelombang di tepinya. Bagian pucuknya memiliki tunas halus yang unik seperti bulu.
10. Lidah Mertua (Sansevieria)
Ini adalah tanaman "anti-mati" yang wajib ada di setiap rumah. Selain sebagai penghias, Lidah Mertua sangat efektif menyerap racun dan bau tak sedap di dalam ruangan.
11. Heliconia (Pisang-pisangan)
Tanaman khas tropis ini memiliki bunga unik yang menyerupai cakar kepiting. Sangat tangguh dan cocok untuk kamu yang ingin menghadirkan suasana resort di halaman rumah.
12. Philodendron Martianum
Daunnya yang hijau tua pekat dengan tekstur kaku memberikan kesan kokoh. Tanaman ini sangat cocok dijadikan sebagai penutup tanah atau semak rendah di taman kecilmu.
13. Anggrek (Orchidaceae)
Simbol keindahan yang tak lekang oleh waktu. Sebagian besar anggrek tropis hidup menempel pada pohon lain (epifit) dan bisa hidup hanya dari embun dan udara lembap.
14. Dischidia Nummularia Variegata
Tanaman gantung dengan daun bulat kecil ini sangat manis untuk menghias jendela. Sesekali jemur di bawah sinar matahari pagi agar corak putih (variegata)-nya tetap terjaga.
15. Lili Paris (Spider Plant)
Bentuknya yang menjuntai seperti bulu ayam menjadikannya pilihan favorit untuk pot gantung. Lili Paris sangat jago memurnikan udara di dalam rumah, lho!
16. Cemara Lilin
Sesuai namanya, pohon ini tumbuh menjulang tinggi menyerupai lilin. Sering digunakan sebagai pembatas pagar atau penghias saat natal tiba. Akarnya yang kuat sangat membantu menjaga struktur tanah.
17. Tradescantia
Salah satu tanaman yang paling mudah tumbuh. Daunnya berwarna ungu atau hijau bergaris yang sangat atraktif.
Tips: Tradescantia suka tanah yang lembap tapi tidak becek. Pastikan pot memiliki drainase yang baik agar akarnya tidak busuk.
Rahasia Merawat Tanaman Hias Agar Tetap Subur
Merawat tanaman hias sebenarnya tentang memahami "bahasa" mereka. Ini tips praktis dari pengalaman saya:
Cek Tanah Sebelum Menyiram: Masukkan jari ke dalam tanah sedalam satu ruas jari. Jika terasa kering, baru siram. Tanaman lebih sering mati karena kelebihan air daripada kekurangan air!
Pencahayaan yang Pas: Sebagian besar tanaman hias daun menyukai cahaya terang yang tidak langsung. Jangan menjemur tanaman indoor di bawah matahari terik siang hari.
Kebersihan Daun: Lap daun tanaman (seperti Monstera atau Aglaonema) dengan kain lembut setiap dua minggu sekali. Debu yang menempel bisa menghambat mereka untuk bernapas dan berfotosintesis.
Meskipun tren tanaman terus berputar, jenis tanaman hias yang viral di 2020 ini tetap menjadi pilihan terbaik bagi pemula karena ketangguhan dan keindahannya. Memulai hobi menanam tidak harus mahal, mulailah dengan satu atau dua pot yang paling kamu sukai karakternya.
Jadi, dari daftar di atas, tanaman mana yang sudah ada di rumahmu atau sedang masuk dalam daftar belanja minggu ini? Yuk, ceritakan pengalamanmu di kolom komentar!

